Tag: Tumbuhan sejenis monokultur

Calophyllum Inophyllum

Nyamplung merupakan tanaman Indonesia penghasil minyak selain sawit, kelapa, dan jarak pagar

Nyamplung atau dalam bahasa latinnya Calophyllum Inophyllum adalah jenis tanaman hijau abadi yang banyak di temukan di Asia Selatan dan Tenggara. Tanaman ini tersebar luas mulai dari Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, Jambi, Lampung, Jawa, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Nugini.

Tumbuhan berbunga ini memiliki manfaat yang biasanya digunakan sebagai bahan bakar, yakni bijinya yang mempunyai rendemen yang tinggi hingga mencapai 74%. Dalam pemanfaatannya, tanaman ini tidak dapat digunakan untuk kepentingan pangan.

Nyamplung merupakan tumbuhan liar, yang tersebar tumbuh secara alami di Indonesia. Tanaman ini dapat tumbuh dimana saja, dan akan berbuah sepanjang tahun. Nyamplung sangat mudah dibudidayakan baik sejenis monokultur, maupun hitan campuran dengan daerah yang beriklim kering.

Tanaman ini dapat dimanfaatkan dan hampir seluruh bagian dari nyamplung dapat menghasilkan berbagai macam produk yang memiliki nilai ekonomi. Jajaran tanaman nyamplung didalam hutan berfungsi sebagai pemecah angin, tanaman pertanian, dan dapat juga dijadikan konservasi pantai.

Selain itu, nyampung juga dapat menekan laku penebangan liar di hutan sebagai kayu bakar, karena produktivitas bijinya lebih tinggi dibandingkan dengan jenis lain. Pemanfaatan biji tanaman nyamplung ini sama halnya seperti kelapa sawit, begitu juga dengan proses pengolahan biodieselnya.

Mengingat biji nyamplung memiliki zat ekstraktif yang tinggi, waktu yang dibutuhkan untuk proses pengukusan serta pemisahan getah akan lebih lama dibandingkan dengan sawit, kelapa dan jarak pagar. Selanjutnya untuk proses finishing pengolahan biji nyamplung sendiri harus dibutuhkan konsentrasi yang cukup tinggi.