Tag: Tumbuhan berbatang kuat

Pohon Lontar

Pohon lontar atau yang sering disebut dengan nama siwalan adalah tumbuhan yang banyak ditemukan di Asia Selatan dan Asia tenggara. Pohon ini merupakan tanaman yang panjang umur, dan mampu tumbuh hingga umur 100 tahun lebih dan akan berbuah sekitar 20 tahun.

Siwalan merupakan pohon yang masuk dalam jenis pohon palma. Tanaman ini memiliki batang yang kokoh kuat, yang tumbuh hingga ketinggian 15 sampai 30 m. Pohon siwalan atau lontar berbatang tunggal, biasanya batangnya berdiameter sekitar 60 cm.

Jenis tanaman ini biasanya memiliki daun yang besar, serta terkumpul di ujung batang dengan membentuk bulatan. Helaan daunya menyerupai kipas bundar yang memiliki diameter hingga 1,5 m. Pohon lontar menyerupai pohon kelapa, dimana sama-sama jenis tanaman yang berbatang tunggal dengan daun diujung batang.

Baca juga : Kandungan Dan Manfaat Buah Lontar

Daun buah lontar memiliki struktur yang kaku berwarna hijau dengan warna keputihan pada bagian bawah, karena lapisan lilin. Tangkai daun yang terdapat duri-duri pada bagian setiap sisinya yang keras bisa tumbuh hingga mencapai panjang sekitar 1 m.

Lontar akan berbuah bulat peluru berdiameter sekitar 7 sampai 20 cm dengan warna kecoklatan, dan akan tumbuh menggerombol hingga sekitar 20 butir. Buah lontar memiliki kulit atau tempurung yang tebal dan keras, saat buah sudah mulai tua dagingnya akan berwarna kuning.

Pohon buah lontar sama persis dengan pohon kelapa, dimana seluruh bagian dari pohonnya dapat dimanfaatkan. Daun buah lontar dapat digunakan untuk bahan membuat kerajinan seperti tikar, kipas, topi, alat musik tradisional di Timor (sasando), dan digunakan untuk pakaian.

Sedangkan untuk batang kayunya yang keras, berat, kuat dengan warna kehitaman ini sering digunakan sebagai bahan bangunan, atau membuat perkakas. Untuk tongkol bunga, biasanya disuling untuk diambil niranya dan akan dimasak menjadi gula. Namun sebagian besar difermentasi menjadi legen atau tuak.

Sementara buahnya bisa dikonsumsi, terutama yang masih muda. Biji lontar yang masih muda sangat lunak, dan kebanyakan dari mereka akan di perdagangkan sebagai buah siwalan. Pohon lontar banyak tumbuh di daerah kering yang ada di Indonesia seperti Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.