Tag: Tanaman tahunan

Pete Dan Manfaatnya

Pete Dan Manfaatnya

Pete Atau petai adalah jenis tanaman tropis dari suku polong-polongan, yang merupakan pohon tahunan terkenal di Nusantara. Biji yang disebut pete ini sering dikonsumsi ketika masih muda, baik dimakan mentah maupun diolah menjadi masakan.

Pohon pete dapat tumbuh hingga mencapai tinggi 20 m dengan tidak banyak cabang. Pete atau petai memiliki aroma yang sangat khas, sedikit mirip dengan jengkol. Meskipun banyak yang tidak begitu menyukai pete karena baunya yang tajam, namun beberapa rumah makan dan restoran banyak mengolah makanan dengan bahan pokok pete ini.

Sebagian orang menghindari pete karena efek samping setelah mengonsumsinya yakni menimbulkan bau mulut. Hal ini disebabkan karena pete mengandung zat asam amino dengan unsur belerang yang cukup tinggi. Unsur belerang inilah yang kemudian menimbulkan bau yang kurang sedap baik di mulut, maupun di urine.

Meski demikian, pete memiliki beberapa manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Manfaat tersebut antara lain dapat mencegah depresi, mengatasi tekanan darah tinggi, memperlancar pencernaan, mencegah mual-mual bagi ibu hamil, dapat meredakan gatal-gatal karena serangga, dan dapat menyeimbangan kadar gula dalam darah.

Tanaman yang memiliki biji beraroma tidak sedap ini sangat banyak manfaat yang diperlukan oleh tubuh. Tanaman ini bisa dibilang memiliki umur yang cukup panjang, dan pohonnya sangat kokoh untuk digunakan menjadi bahan bangunan. Meski banyak yang tidak menyukai pete karena baunya, namun pete merupakan salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia yang menjadi makanan populer.

Kandungan Dan Manfaat Buah Lontar

Kandungan Dan Manfaat Buah Lontar

Buah Lontar adalah tanaman yang dapat tumbuh di beberapa negara yang memiliki iklim tropis seperti di Indonesia, Malaysia, India, Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Singapura. Tak hanya diolah sebagai minuman yang menyegarkan saja, buah lontar juga memiliki manfaat yang cukup banyak bagi kesehatan.

Kandungan yang ada didalam buah lontar juga sangat banyak, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, mineral, kalsium, zat besi, kalium, protein, dan karbohidrat. Tak cuma buahnya yang mempunyai manfaat bagi tubuh, namun dari akar, nira pohon lontar (air legen) juga sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Buah lontar mengandung 10,93 g/100cc gula total, 0,97 g/100cc gula reduksi, 0,35 g/100cc protein, 0,057 nitrogen, 0, 55 g/100c mineral sebagai abu, 1,07 g/100cc spesific grafity, 0,15 9/100cc fosfor, o, g/100 cc zat besi, 13,25 mg/100cc vit C, 3,9 IU vit B1, vit B kompleks dan sedikit kalsium.

Manfaat buah lontar untuk tubuh antara lain sebagai isotonik, melancarkan pencernaan, menyejukkan tubuh, sebagai antibiotik, baik bagi penderita diabetes, dapat mengatasi stres, baik untuk kesehatan ginjal, dapat mengobati dermatitis, sebagai sumber energi, dan dapat bermanfaat sebagai antioksidan tubuh.

Mengingat banyaknya kandungan gizi buah lontar maka kita harus pandai menjaga agar zat gizi itu tidak hilang sebelum dikonsumsi. Sebaiknya anda segera mengkonsumsi buah lontar setelah membukanya karena lontar sangat mudah teroksidasi.

Dari sekian banyak tanaman berbuah yang ada di Indonesia, semua mempunyai kelebihan dan khasiat yang hampir sama antara satu dan yang lainnya. Seperti yang sudah kita tahu, buah-buahan sangat baik bagi kesehatan tubuh dengan kandungan vitaminnya.

Manfaat Dan Efek Samping Mengonsumsi Nanas

Manfaat dan efek samping konsumsi buah nanas

Buah nanas merupakan tanaman tropis yang sangat kaya akan manfaat. Semua buah yang ada, sama-sama memiliki manfaat yang baik untuk tubuh dan tidak terkecuali dengan buah nanas. Buah nanas tumbuh dengan tidak mengenal musim, dengan kata lain buah ini dapat berbuah kapan saja.

Kandungan buah nanas yang sudah banyak diketahui yakni mengandung vitamin C, vitamin B6, dan vitamin B1. Kandungan tersebut sangat berperan penting bagi kesehatan tubuh, dimana diperlukan juga untuk memperbaiki pencernaan tubuh.

Peran penting yang dimiliki Nanas antara lain seperti melancarkan sistem pencernaan, dapat menangkal perut kembung, mencegah kanker usus, dan masih banyak lagi manfaat baik bagi tubuh.

Selain buah nanas baik untuk pencernaan, tapi tidak baik juga kalau mengonsumsinya berlebihan. Anda mungkin akan merasakan bengkak dan agak gatal di bagian, bibir, lidah, dan pipi bagian dalam. Hal ini disebabkan oleh sifat daging nanas itu sendiri yang panas, biasanya akan hilang dalam beberapa jam. Tapi kalau disertai gatal-gatal sampai sulit bernapas, bisa jadi Anda memang alergi buah nanas.

Sedangkan untuk wanita hamil, asupan kandungan bromelain yang berlebihan akan mengakibatkan kontraksi rahim yang berpotensi menimbulkan keguguran. Tentu saja bukan berarti ibu hamil tidak boleh makan nanas. Bromelain dalam level membahayakan ini baru bisa didapat jika Anda melahap dua buah nanas utuh sekaligus.

Khususnya bagi ibu hamil, tidak diperbolehkan mengonsumsi buah nanas yang masih muda. Tak hanya itu, meskipun sudah masak, ibu hamil tidak dianjurkan untuk mengonsumsi dengan jumlah yang berlebihan karena akan membahayakan kandungannya. Hal ini sudah pernah diuji oleh para peneliti, bahwa kandungan buah nanas juga cukup berbahaya jika dikonsumsi dengan jumlah yang berlebihan.

Buah Kecil Asli Indonesia

Buah gandaria

Buah Gandaria adalah tanaman daerah tropis yang berasal dari Indonesia dan Malaysia, dan banyak dibudidayakan di wilayah Sumatera dan Thailand. Tumbuhan ini dapat dimanfaatkan antara buah, daun, dan batangnya. Buah kecil ini dapat dimakan langsung tanpa harus dikupas terlebih dahulu.

Buah gandaria muda mamiliki warna hijau, dan akan berubah warna kuning dengan memiliki rasa kecut manis saat sudah matang. Buah ini sering dibuat untuk rujak, manisan, atau dibuat campuran sambal gandaria. Sedangkan untuk daunnya dapat digunakan sebagai lalapan, dan dimasak untuk sayur. kemudian batang pohon gandaria bisa dipakai untuk dijadikan papan.

Gandaria merupakan tanaman identitas Jawa Barat yang memiliki bentuk buah menyerupai mangga bulat namun berukuran yang kecil, dengan pohon yang tingginya bisa mencapai 25 m. Pohon gandaria merupakan tanaman tahunan, karena ia akan berbunga hanya pada bulan September hingga Desember, dengan bentuk bunga yang juga menyerupai dengan bunga mangga yang berwarna kuning.

Bentuk buah gandaria kecil bulat seperti kelereng, dan terdapat cairan kental dengan bau khas, dengan biji berwarna ungu. Buah gandaria sudah banyak tersebar di pulau-pulau sebelah timur hingga sampai ke India. Tak jarang, tanaman ini dijadikan sebagai tanaman buah yang ada di desa-desa. Namun untuk penyebarannya di daerah Sumatera sangat sedikit.

Sejatinya, gandaria merupakan tanaman yang banyak ditemukan dihutan dengan ketinggian sekitar 5 hingga 800 mpdl. Namun kini di Sumatera sudah banyak yang membudidayakan tumbuhan ini sebagai tanaman buah yang dapat dimanfaatkan.

Sementara itu, pohon gandaria yang tumbuh di daerah Ambon dapat bertahan hidup di dataran rendah maupun dataran tinggi. Kebanyakan kayu dari batang pohon gandaria ini di manfaatkan untuk dijadikan warangka (sarung keris).