Tag: Tanaman bermanfaat

Manfaat Buah Buni

Manfaat Buah Buni

Buni merupakan tumbuhan tropis, namun dapat pula tumbuh dan berbuah di Florida bagian tengah. Di daerah tropis, buni dijumpai tumbuh dari 0 m dpl sampai di atas 1000 m dpl. Di Indonesia, buni ditanam di propinsi-propinsi bagian timur yang beriklim muson, juga di bagian barat yang lembab, tetapi penyebarannya di India menandakan bahwa buni bukan melulu tanaman yang toleran terhadap kekeringan.

Pohon buni biasa tumbuh di hutan sekunder pada tahap awal suksesinya, yang menggeser padang rumput yang marginal. Walaupun begitu, pohon buni dapat mempertahankan pertumbuhannya pada tanah liat berlempung di bawah naungan ringan.

Selain buahnya yang enak untuk diolah menjadi camilan, buah buni juga memiliki khasiat yang baik untuk tubuh. Kandungan buah Buni, memiliki gizi dan fitonutrien–nya yang tinggi. Buah Buni mengandung banyak nutrisi seperti Vitamin C, Provitamin A (karotenoid), Vitamin B1, Vitmain B2, Vitamin E, Mineral besi, dan Fosfor, Kalium dan serat-serat, Alkaloida dan Friendelin.

Warna ungu kehitaman pada buah buni matang menunjukkan kadar antosianin yang tinggi dalam buah ini. Keberadaan senyawa aktif antosianin bernilai penting untuk kesehatan pembuluh darah. Antosianin bekerja dengan cara mengoksidasi kadar LDL (lemak jahat) dalam tubuh. Para herbalis menyebut Buni sebagai obat penyakit-penyakit seperti kurang darah, darah kotor, hipertensi, jantung, batuk, gangguan pencernaan, dan lainnya.

Manfaat yang terkandung dari buah yang memiliki rasa asam ini antara lain seperti menjaga daya tahan tubuh, menjaga kekebalan tubuh, menjaga kesehatan mata, dapat mengobati penyakit sipilis, memperlancar saluran pecernaan, mencegah kanker, mencegah hipertensi, mencegah kolesterol, dan dapat mengobati bisul.

Selain itu, buah buni juga dapat mengatasi penyakit kulit yang disebabkan karena alergi, atau karena gigitan serangga. Seperti yang semua orang tahu, dari sekian banyak buah yang ada di Indonesia memiliki manfaat dan khasiat masing-masing dengan cara tertentu.

Manfaat Tebu Bagi Tubuh

Manfaat Tebu Bagi Tubuh

Tebu adalah tanaman berbatang tunggal, dengan daun yang keluar dengan tanpa ranting. Tebu juga merupakan tanaman yang diburu oleh beberapa orang untuk dibawa ke industri dengan maksud dijadikan gula pasir, yang merupakan salah satu kebutuhan dari manusia sehari-hari.

Tebu banyak mengandung nutrisi penting seperti karbohidrat, protein, dan mineral. Mineral tersebut meliputi fosfor, kalsium, zat besi, dan kalium yang baik bagi tubuh. Selain itu, tebu juga mengandung vitamin dan antioksidan.

Minum air tebu dikatakan lebih sehat dibandingkan dengan mengonsumsi gula. Air tebu merupakan minuman manis alami yang diproses dengan tepat. Gula yang diekstrak dari air tebu mengandung 15 kalori.

Air tebu terdiri dari sukrosa, fruktosa, dan banyak varietas glukosa lainnya dengan total 13 gram serat makanan. Air tebu juga kaya akan serat makanan dan menyediakan senyawa polifenol yang dapat membantu kesehatan Anda secara keseluruhan dan mengurangi stres oksidatif. Selain manfaat tersebut, masih banyak lagi manfaat yang bisa diperoleh dari air tebu ini.

Beberapa manfaat yang terkandung di dalam air tebu antara lain dapat untuk merawat kulit, baik untuk kepadatan tulang, dapat menurunkan kadar kolesterol, dapat mengendalikan tekanan darah, dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan ginjal, menggantikkan gula pasir untuk diabetes, dan menambah energi.

Selain itu, air tebu juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh ibu hamil secara alami. Lebih baik dari pada mengonsumsi obat-obatan dan antibiotik. Dari sejumlah manfaat yang terdapat di dalam tebu, bukan berarti air tebu dapat menyembuhkan segala penyakit.

Calophyllum Inophyllum

Nyamplung merupakan tanaman Indonesia penghasil minyak selain sawit, kelapa, dan jarak pagar

Nyamplung atau dalam bahasa latinnya Calophyllum Inophyllum adalah jenis tanaman hijau abadi yang banyak di temukan di Asia Selatan dan Tenggara. Tanaman ini tersebar luas mulai dari Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, Jambi, Lampung, Jawa, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Nugini.

Tumbuhan berbunga ini memiliki manfaat yang biasanya digunakan sebagai bahan bakar, yakni bijinya yang mempunyai rendemen yang tinggi hingga mencapai 74%. Dalam pemanfaatannya, tanaman ini tidak dapat digunakan untuk kepentingan pangan.

Nyamplung merupakan tumbuhan liar, yang tersebar tumbuh secara alami di Indonesia. Tanaman ini dapat tumbuh dimana saja, dan akan berbuah sepanjang tahun. Nyamplung sangat mudah dibudidayakan baik sejenis monokultur, maupun hitan campuran dengan daerah yang beriklim kering.

Tanaman ini dapat dimanfaatkan dan hampir seluruh bagian dari nyamplung dapat menghasilkan berbagai macam produk yang memiliki nilai ekonomi. Jajaran tanaman nyamplung didalam hutan berfungsi sebagai pemecah angin, tanaman pertanian, dan dapat juga dijadikan konservasi pantai.

Selain itu, nyampung juga dapat menekan laku penebangan liar di hutan sebagai kayu bakar, karena produktivitas bijinya lebih tinggi dibandingkan dengan jenis lain. Pemanfaatan biji tanaman nyamplung ini sama halnya seperti kelapa sawit, begitu juga dengan proses pengolahan biodieselnya.

Mengingat biji nyamplung memiliki zat ekstraktif yang tinggi, waktu yang dibutuhkan untuk proses pengukusan serta pemisahan getah akan lebih lama dibandingkan dengan sawit, kelapa dan jarak pagar. Selanjutnya untuk proses finishing pengolahan biji nyamplung sendiri harus dibutuhkan konsentrasi yang cukup tinggi.

Tanaman Asli Indonesia Yang Bermanfaat

Damar adalah getah yang di hasilkan dari pohon Shorea atau dari keluarga suku pohon meranti. Damar sendiri memiliki dua jenis yaitu damar mata kucing dan damar gelap. Penggunaan damar biasanya digunakan untuk bahan campuran dalam pembuatan korek api, agar api tidak membakar kayu terlalu cepat. Selain itu sering juga di manfaatkan untuk campuran pembuatan plastik, plester, dan vernis.

Pohon damar itu sendiri adalah sejenis anggota tumbuhan runjung, yang merupakan tumbuhan asli Indonesia. Pohon damar dapat ditemui di sekitar Maluku, Selawesi, dan Filipna. Di Indonesia, tumbuhan ini di budidayakan untuk diambil getahnya yang nantinya akan dijadikan kopal.

Pohon yang dapat tumbuh besar hingga mencapai tinggi 65 m ini berbatang bulat silindris dengan diameter yang bisa mencapai lebih dari 1,,5 m. Lapisan kulit luar berwarna keabu-abuan dengan sentuhan warna merah, dan jika terkelupas akan berbentuk kepingan kecil. Tumbuhan ini memiliki daun yang berbentuk jorong yang meruncing ke arah ujung yang membulat.

Pohon damar dapat tumbuh secara alami di hutan dataran rendah, hingga di dataran tinggi hingga mencapai ketinggian sekitar 1.200 mdpl. Namun di Jawa, pohon damar kebanyakan akan ditanam di area pegunungan karena ia akan dapat tumbuh dengan sempurna di alam terbuka.

Pengambilan getah yang dilakukan saat melukai kulit pohon, atau kayu sehingga getah keluar dan akan membeku setelah terkena udara bebera waktu. Masa panen getah damar itu sendiri tidak bisa langsung menggambil getah yang baru keluar, namun getah tersebut akan dibiarkan hingga mengeras atau yang disebut dengan kopal sadapan agar dapat dipanen nantinya.

Pada zaman dulu, damar dihasilkan dari tegakan alam di Maluku dan Sulawesi. Dan kini getah panenan atau kopal dapat dihasilkan juga di hutan-hutan Perhutani Pulau Jawa. Struktur kayu damar tidak begitu kuat dan berwarna putih. Di daerah Bogor dan Sulawesi Utara, kayu damar digunakan sebagai papan dibawah atap rumah. Sedangkan di Indonesia, kayu ini di perdagangkan dengan nama kayu agatis. Pohon asli Indonesia ini tak jarang ditanam di tepi jalan sebagai peneduh, karena pohon ini tegak dan memiliki cabang yang tidak terlalu lebar.