Tag: Tanaman benalu

Efek Samping Mengonsumsi Benalu

Efek samping obat benalu

Benalu adalah tanaman parasit yang tumbuh dengan cara menempel, dan tanaman lain akan dijadikan inangnya untuk mengambil nutrisi. Tanaman ini akan tumbuh dengan sendirinya di batang, atau ranting pohon dengan merugikan pohon induknya.

Meski demikian, benalu memiliki manfaat yang mampu membunuh sel tumor, sehingga tidak akan ada tumor yang tumbuh didalam tubuh manusia. Hal ini dikarenakan, didalam daun benalu terkandung unsur yang bisa mencegah membesarnya sel tumor. Kandungan di dalam daun benalu tersebut dapat membunuh sel-sel tumor yang bisa berubah menjadi kanker ganas.

Benalu memang memiliki beragam manfaat yang sangat baik bagi kesehatan. Tetapi, ada baiknya kita tetap waspada mengenai penggunaan daun benalu sebagai obat herbal yang dikonsumsi. Berikut ada beberapa efek samping yang mungkin bisa ditimbulkan oleh tanaman parasit yang satu ini:

  • Pada tahap wajar, benalu bisa menyebabkan diare.
  • Daun benalu yang masuk kedalam tubuh dalam dosis sedang bisa membuat perut sakit.
  • Daun benalu dalam takaran sedang bisa membuat perut menjadi kembung.
  • Dosis yang sedikit berlebihan pada konsumsi daun benalu juga bisa mengakibatkan kehilangan nafsu makan.
  • Dosis sedang pada konsumsi benalu bisa menyebabkan mulut menjadi kering.
  • Dosis berlebihan pada konsumsi daun benalu bisa mengkibatkan kematian.

Daun benalu memang banyak yang mempercayai sebagai obat herbal. Daun dari tanaman parasit yang satu ini bahkan sudah banyak digunakan sebagai bahan untuk ramua traditional Cina untuk mengobati berbagai macam penyakit. Namun perlu diingat, belum terlalu banyak penelitian yang dilakukan mengenai kandungan daun benalu. Jika anda mengalami gejala keracunan setelah mengkonsumsi daun benalu dalam takaran yang berlebihan, ketahui gejalanya:

  • Kepala pusing
  • Berkunang-kunang
  • Sakit kepala

Jika hal ini terjadi, dianjurkan untuk segera konsultasi ke dokter untuk dapat ditindak lanjuti dengan penetralnya. Ketergantungan benalu kepada tanaman lain ternyata dapat memberikan manfaat bagi manusia. Namun harus dibedakan antara benalu yang ada di pohon mangga, benalu cengkeh, dan benalu yang dapat tumbuh di tanaman lain. Karena benalu mempunyai kandungan yang berbeda-beda dari setiap bentuk dan asalnya.

Benalu Dan Manfaatnya

Benalu dan Manfaatnya

Benalu merupaka tanaman jenis parasit yang biasanya tumbuh menempel pada tanaman lain. Tanaman ini akan tumbuh dengan sendirinya di batang, atau ranting pohon dengan mencuri nutrisi dari pohon induknya. Cara seperti ini biasanya akan berdampak pada pohon yang ditumpanginnya, dengan akibat tidak dapat memproses buah dengan baik.

tanaman ini sudah dari dahulu kala dijadikan sebagai obat herbal untuk mengatasi berbagai macam penyakit. Benalu dapat dijumpai dengan mudah pada pohon-pohon besar di daerah tropis. Biji tumbuhan ini pada buahnya menghasilkan getah seperti lem berbentuk jeli yang lengket.

Benalu menyerap makanan dari pohon inangnya sehingga merugikan inangnya, jika dibiarkan benalu dapat bertambah banyak dan dapat menyebabkan tumbuhan inangnya kurus dan pada akhirnya kering dan tumbuhan inangnya mati.

Penyebaran tumbuhan ini terjadi dibantu oleh burung, apabila burung memakan buah dan bijinya lalu mengekskresikan pada dahan pohon, bijinya yang lengket akan menempel pada dahan pohon selanjutnya akan berkecambah dan benalu muda mulai tumbuh.

Namun dari penelitian para ahli, menyatakan bahwa benalu ternyat memiliki manfaat yang baik bagi tubuh manusia. Meskipun benalu kini sering dianggap tanaman perusak yang tak memiliki keunggulan apapun, dan hanya dapat tumbuh dengan cara menempel atau numpang di pohon kayu lainnya.

Manfaat benalu bagi kesehatan manusia yakni dapat mengobati kanker, dapat mengobati epilepsi, mengatasi tidur mendengkur, menurunkan tekanan darah, dapat mengobati radang sendi, memperlancar peredaran darah, dapat mengobati hepatitis, mencegah keguguran, memejaga kesehatan fungsi hati dan ginjal.

Manfaat benalu yang utama adalah mampu membunuh sel tumor, sehingga tidak akan ada tumor yang tumbuh didalam tubuh manusia. Hal ini dikarenakan, didalam daun benalu terkandung unsur yang bisa mencegah membesarnya sel tumor. Kandungan di dalam daun benalu tersebut dapat membunuh sel-sel tumor yang bisa berubah menjadi kanker ganas.

Dengan adanya riset para ahli tentang manfaat yang ada di benalu, ternyata ketergantungan benalu kepada tanaman lain yang dijadikan inangnya kini bermanfaat positif untuk kesehatan manusia. Kini sudah banyak yang menyediakan ekstrak benalu dengan harga yang relatif murah. Namun akan lebih baik jika benalu di rebus sendiri dengan keadaan yang masih segar.

Sarang Semut Papua Nugini

Sarang Semut Papua

Sarang semut adalah tumbuhan asal Asia Tenggara yang menjadi salah satu flora endemik di Papua Nugini Indonesia. Tumbuhan ini memiliki lubang-lubang menyerupai sarang semut, dan tumbuh dicabang-cabang pohon besar didalam hutan.

Cara hidup tumbuhan unik ini dengan sama seperti benalu, yang mana sarang semut ini akan bergantung dan mengambil kebutuhan nutrisinya dari pohon yang ia tunbuhi tersebut. Sarang semut sangat banyak ditemukan di daerah Papua, dan ia tumbuh liar di hutan-hutan sekitar Pulau yang memiliki nama lain Mutiara Hitam ini.

Tumbuhan ini tidak berbuah, berbentuk seperti namanya yakni sarang semut, dan berbatang tunggal yang tidak memiliki cabang, serta berdaun hijau. Akar umbi sarang semut terjuntai pada cabang-cabang tanaman, dengan jumlah yang cukup banyak. Sementara bongkot tanaman ini berwarna coklat keabu-abuan, mengembang sesuai pertumbuhan, dan banyak ditumbuhi duri-duri kecil.

Meski tumbuhan ini tidak berbuah, namun sarang semut memiliki manfaat yang dapat digunakan sebagai obat herbal. Belakangan ini sarang semut dimanfaatkan oleh masyarakat Papua untuk diolah sebagai obat, dan penduduk Papua menyebut sarang semut sebagai tanaman jenis obat herbal.

Sarang semut dengan ukuran diameter sekitar 25 cm yang menempel pada tumbuhan inangnya, terdapat kandungan senyawa aktif yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan bagi tubuh manusia. Hal ini sudah diteliti oleh Lembaga Penelitian Indonesia (LIPI), bahwa sarang semut banyak mengandung antioksidan polifenol, flavonoid, tannin, dan beberapa mineral seperti kalsium, magnesium, zinc, fosfor, dan natrium.

Selain itu, sarang semut juga kaya akan vitamin E dan C yang terkandung dengan kadar cukup tinggi didalamnya. Sementara khasiat dari tanaman endemik Papua ini adalah, dapat mengobati berbagai macam penyakit antara lain seperti malaria, hepatitis, rematik, hingga penyakit yang sering dialami oleh wanita yakni keputihan.

Sarang semut merupakan salah satu obat herbal asli Indonesia yang dikonsumsi, dan tanaman ini tidak dapat dibudidayakan karena tanaman jenis ini hanya hidup dengan cara bergantung pada cabang pohon tinggi lainnya yang ada di dalam hutan.