Tag: Flora maskot Provinsi Sulawesi Utara

Langsuei

Flora Identitas Sulawesi Utara

Langusei adalah tumbuhan yang memiliki nama latin Ficus Minahassae ini masih kerabat dekat dengan pohon Beringin. Tumbuhan tropis ini adalah tanaman endemik Indonesia yang merupakan Fauna Identitas Sulawesi Utara, dan tumbuhan ini menjadi maskot Provinsi Sulawesi Utara.

Habitat asli Langusei di daerah tropis seperti di hutan tropis wilayah Filiphina, Sulawesi, dan Kalimantan. Selanjunta, pohon Langusei dapat tumbuh hingga mencapai kurang lebih 15 m, di dataran rendah dengan ketinggian 50 sampai 700 mpdl.

Sebenarnya tumbuhan ini lebih sering ditemui di areal tepi sungai, namun ada juga beberap yang didapati tumbuh di dalam hutan. Yang khas dari pohon Langusei (Ficus minahassae) adalah bunganya yang berbentuk bongkol sehingga menyerupai buah. Bunga Langusei tersusun menjurai kebawah sepanjang hingga satu meter.

Perbungaannya muncul dari batangnya, sering dimulai dari dekat tanah sampai pada cabang-cabang utamanya. Bunga ini tersusun menjuntai ke bawah dengan panjang mencapai 1 meter lebih. Bunga-bunga Langusei membentuk bongkol sehingga nampak seperti buahnya. Bunganya sebenarnya ada di dalam dan bisa tampak bila dipotong secara melintang.

Bongkol yang di dalamnya terdapat bunganya itulah kemudian yang berubah menjadi buah langusei. Buah ini tidak akan gugur hingga buah tersebut masak. Di dalam buah tersebut terdapat bijinya yang kecil-kecil. Pohon Langusei merupakan tumbuhan asli Indonesia yang tersebar di pulau Sulawesi bagian utara, kepulauan Sangir dan Talaud. Persebaran pohon yang ditetapkan menjadi flora identitas Sulawesi Utara ini mencapai Papua dan Filipina.

Hingga saat ini, masih belum diketahui tentang status pohon Langusei. Karena tumbuhan ini tidak termasuk di daftar tumbuhan yang dilindungi. Namun, pohon Langusei sangat banyak di temui di hutan sekitar Sulawesi Utara.