Tag: Bunga sore

Bunga Sore

Bunga Sore

Bunga Sore atau nama latinnya Mirabilis Jalapa adalah tumbuhahan berbunga kecil yang memiliki warna seperti merah, kuning, putih, dan ungu muda. Disebut dengan bunga sore karena bunga ini biasanya akan mekar saat pukul 15.59.

Tanaman ini mempunyai dua keping biji berwarna hitam yang berada tepat di tengah kelopak daun. Bunga sore biasanya tumbuh dengan semak-semak yang ada di hutan, ataupun di pekarangan. Namun kebanyak bungan ini akan diburu untuk dijadikan tanaman hias.

Sebagai flora identitas provinsi Lampung, Bunga sore sering disebut juga sebagai kederat, segerat, tegerat (Jawa), noja (Bali), pukul ampa (Minahasa), bunga tete apa, bunga-bunga parangghi (Makasar), bunga-bunga parengki (Bugis), lore laka (Timor), kupa oras (Ambon), Cako rana (Ternate), kembang asar (Lampung), kembang pagi sore, kempang pukul empat, bunga waktu kecil (Melayu).

 

Tanaman hias ini mempunyai bunga yang bentuknya menyerupai terompet kecil. Warna bunganya beraneka ragam sesuai dengan jenisnya. Hal ini dikarenakan perbedaan gen waktu penyerbukan yang dibantu oleh serangga yang hinggap. Bunga sore atau bunga pukul empat ini berbunga sepanjang tahun.

Selain dijadikan sebagai tanaman hias, bunga sore juga dapat disebut sebagai tanaman obat. Dimana beberapa bagian yang dapat dimanfaatkan sebagai obat antara lain daunnya yang berkhasiat sebagai obat bisul dan akarnya yang dapat digunakan untuk mengobati sembelit dan bengkak, dll.

Keberadaan bunga sore sangat banyak, sehingga tanaman ini tidak dimasukkan kedalam daftar flora yang dilindungi. Meski dinobatkan sebagai flora Identitas Provinsi Lampung, namun bunga ini memang bukan tanman yang dilindungi oleh pemerintah.