Tag: Bunga Anggrek

Cara Merawat Bunga Anggrek

Cara Merawat Bunga Anggrek

Beberapa jenis anggrek yang ada di Indonesia diantaranya telah masuk dalam kategori flora langka, dan itu sebabnya pemerintah membuat undang-undang khusus untuk melindungi bunga cantik ini. Bunga anggrek juga menjadi tanaman khas, bahkan menjadi maskot dari salah satu Provinsi yang ada di Indonesia. Cara merawat bunga anggrek juga merupakan salah satu faktor penentu keluarnya bunga yang indah.

Anggrek hitam adalah maskot Provinsi Kalimantan Barat yang juga tumbuh di Papua Nugini. Perlu diketahui, anggrek membutuhkan waktu sekitar 15 bulan untuk dapat di panen bunga pertamanya.

Sama halnya seperti tanaman lainnya, bunga anggrek juga perlu perawatan dalam kesehariannya. Apalagi bagi pembudidaya bunga anggrek. Lokasi budidaya anggrek menjadi salah satu faktor penting. Meskipun anggrek dapat tumbuh di berbagai iklim, namun Anda harus memperhatikan banyak hal yang berkaitan dengan syarat lokasi, seperti intensitas sinar matahari, suhu, kelembapan, dan lain-lain.

Namun untuk mendapatkan kecantikan dan keindahan bunga anggrek, perawatan bunga ini sedikit berbeda dengan tanaman bunga lainnya. Dari sisi intensitas sinar matahari, jenis anggrek tanah, perlu paparan sinar matahari langsung. Anggrek ini harus ditanam di tempat terbuka. Sinar yang didapatkan wajib 100% tanpa peneduh apapun. Kalau Anda memasangkan peneduh, justru akan membuat tanaman anggrek tanah mati.

kelembapan udara atau sering disebut kadar uap air yang ada di sekitar tanaman anggrek wajib anda perhatikan. Anda harus mengatur kelembapan udara agar kesehatan tanaman anggrek tetap terjaga. Anggrek tidak boleh ditanam di lokasi yang terlalu basah. Anggrek tidak akan tahan dengan kondisi lingkungan demikian. Sebenarnya anggrek dapat tumbuh ditempat yang kering sekalipun. Namun anda harus rutin menyiraminya untuk menjaga kelebaban tanah atau media tanam yang anda lakukan.

Lokasi sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan anggrek. Jenis anggrek yang ditanam sebaiknya disesuaikan dengan ketinggian lokasi budidaya. Meskipun anggrek dapat tumbuh di mana saja, namun ketepatan pemilihan lokasi sangat menentukan maksimal atau tidaknya tingkat pertumbuhan anggrek.

Jenis anggrek cymbidia dan miltonia cocok ditanam di kawasan dengan ketinggian 1001 mdpl. Sementara jika Anda berada di lokasi dengan ketinggian 500 sampai 1000 mdpl, budidayakan jenis anggrek dendrobium, oncidium dan cattleya.

Meski mudah tumbuh di berbagai iklim, namun anggrek juga perlu perawatan untuk dapat menghasilkan bunga yang indah dengan warna yang cantik. Tips merawat bunga anggrek ini biasa digunakan oleh para pembudidaya bunga mempesona ini. Beberapa diantaranya juga memilih untuk membuat tempat sendiri atau mendesain tempat untuk bunga anggrek agar tetap terjaga kelembapannya.

Cara Menanam Anggrek

Cara Menanam Anggrek

Indonesia merupakan rumah bagi anggrek, dimana ada sekitar 6.000 jenis anggrek yang menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki spesies anggrek terbanyak dan paling lengkap didunia.. Anggrek merupakan salah satu jenis tanaman bunga yang dicari oleh para pecinta tanaman hias. Bunga memiliki banyak jenis dan warna yang memiliki keindahan tersendiri.

Di Indonesia, banyak terdapat tempat yang membudidayakan bunga cantik ini. Jika anda ingin memiliki kebun anggrek sendiri, anda dapat membudidayakannya sendiri dengan cara dan langkah yang cukup mudah.

Hal pertama yang harus anda lakukan adalah memilih bibit bunga anggrek yang berkualitas, atau yang sudah mengeluarkan daur dan akarnya (berumur 1 tahun). Kemudian tentukan media tanam yang akan anda gunakan untuk menanam atau membudidayakan bunga anggrek.

Baca juga : Cara Merawat Bunga Anggrek

Namun anda harus mengetahui jenis dari anggrek yang akan di tanam. Pada umumnya, anggrek terbagi menjadi dua jenis yakni anggrek epiphyt dan anggrek terrestrial.

Jika Anda memilih anggrek epiphyt, artinya anggrek tersebut hidupnya menumpang pada tanaman lain. Tapi, kalau anggrek terrestrial, ia dapat hidup di atas tanah humus.

Jadi, budidaya anggrek tidak harus langsung di atas tanah. Anda dapat menumpangkannya pada tanaman lain. Namun, apabila menggunakan pot sendiri, itu akan lebih baik. Hasil yang Anda dapatkan akan lebih optimal.

Kemudian anda harus menentukan ingin menggunakan media tanam yang seperti apa. Karena anggrek dapat ditanam dengan media pot, media tanam sabut kelapa, aqua gelas yang diberi lubang, dan media tempel di pohon.

Membudidayakan tanaman merupakan salah satu cara untuk menjaga populasi dari bunga yang sangat terkenal di antero jagad karena ke indahannya ini. Dengan budidaya, Generasi anak bangsa selanjutnya juga tidak akan kehilangan jejak tentang bunga anggrek karena keutuhannya tetap terjaga dengan baik.

11 Jenis Bunga Anggrek Di Indonesia

Beberapa macam anggrek ada di Indonesia

Anggrek adalah salah satu jenis tanaman bunga hias yang sangat digandrungi para kaum hawa. Bunga memiliki banyak jenis, dan warna yang memiliki keindahan tersendiri. Indonesia merupakan rumah bagi anggrek, dimana ada sekitar 6.000 jenis anggrek yang menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki spesies anggrek terbanyak dan paling lengkap didunia.

Beberapa jenis anggrek diantaranya telah masuk dalam kategori flora langka, dan itu sebabnya pemerintah membuat undang-undang khusus untuk melindungi bunga anggrek tersebut. Berikut jenis anggrek yang ada di Indonesia :

Anggrek Sendok


Anggrek jenis ini memiliki warna kuning cerah dengan sedikit keputihan dan merah di tengahnya. Bentuk yang hampir mirip dengan sendok makan, maka kemudian bunga anggrek ini disebut sebagai anggrek sendok.

Anggrek Bulan Bintang


Anggrek bulan bintang memiliki lima kelopak yang berbentuk menyerupai bintang, dengan bagian tengah seperti bulan. Anggrek jenis ini memiliki warna yang cukup indah, dan bunga ini merupakan salah satu anggrek yang banyak diminati oleh kaum wanita.

Anggrek Stuberi


Anggrek Stuberi memiliki warna yang sangat indah dan juga menawan. Warna kuning dan putih yang dominan, dengan perpaduan warna unggu serta bentuk kelopaknya yang menyerupai spiral.

Anggrek Serat


Anggrek serat memiliki lima kelopak yang meruncing, dengan perpaduan warna putih, kuning, dan merah muda. Bunga ini banyak mengandung serat yang kandungan seratnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan anyaman. Bunga anggrek serat banyak ditemukan dan tumbuh liar di hutan daerah Sulawesi Tenggara, dan bunga ini menjadi identitas Sulawesi Tenggara.

Anggrek Pensil


Anggrek pensil merupakan tanaman yang hidupnya bergantung atau menumpang pada bunga bakung. Namun pada tahun 1882, bunga anggrek pensil sempat diberi gelar sebagai ratu anggrek karena keindahannya.

Anggrek Selop


Anggrek selop memiliki bulu halus, dan merupakan tumbuhan endemik yang hanya ditemukan di lereng Gunung Semeru. Bunga anggrek selop cukup unik, yakni dengan memiliki labellum yang terdapat di bagian bunga yang menyerupai selop sepatu.

Anggrek Alang-alang Pucat


Bunga anggrek jenis ini biasanya akan muncul di antara bulan Juni hingga Maret, dan tumbuh liar di daerah basah seperti tepian sungai.

Anggrek Raksasa Irian


Anggrek jenis ini memiliki ukuran yang sangat besar dibanding dengan anggrek pada umumnya. Anggrek raksasa ini termasuk tanaman berumbi semu pendek, dan merupakan anggrek terbesar yang pernah ada.

Anggrek Kelip


Anggrek kelip adalah tanaman epifit yang tumbut di daerah beruhu hangat, dengan jenis daun elip yakni bergelombang dan menyempit dibagian bawah.

Anggrek Kasut Kumis


Anggrek yang satu ini memiliki bentuk yang cukup unik, yang menyerupai tumbuhan kantung semar. Anggrek ini memiliki warna unggu dengan perpaduan warna hijau di bagian kantungnya.

Anggrek Bulan


Anggrek bulan memliki warna putih dengan corak kuning dan merah, serta bentuk serta warnanya menyerupai bulan di malam hari. Anggrek ini banyak ditemui di Profinsi Kalimantan Barat.

Bunga Eksotis Yang Sudah Mendunia

Bunga Anggrek Hitam Yang Semerbak Harumnya

Anggrek hitam yang bernama latin Coelogyne Pandurata merupakan jenis anggrek yang bisa tumbuh di Semenanjung Malaya, Kalimantan, dan Sumatera. Anggrek hitam menjadi maskot Flora Provinsi Kalimantan Timur yang saat ini mengalami penurunan jumlah habibat yang cukup besar. Hal ini dikarenakan semakin berkurangnya luas hutan di Kalimantan, serta banyaknya para kolektor Flora yang memburu Bunga Maskot Kalimantan Timur ini.

Bunga Anggrek hitam dapat dijumpai di cagar alam Kersik Luway yang berada di kampung Skolaq Darat, kecamatan Skolaq Darat Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur. Cagar alam ini berjarak sekitar 15 km dari kota Sendewar, dan anggrek hanya ada dalam jumlah sedikit yang berhasil di budi daya oleh Cagar Alam Kersik Luway.

Bunga ini cukup semerbak harumnya dan biasa mekar pada bulan Maret hingga Juni. Dinamakan Anggrek hitam karena lidah dari bunga ini berwarna hitam dengan bulu dan sedikit garis-garis berwarna hijau. Bunga unik ini termasuk dalam anggrek golongan “simpodial” dengan bentuk bulb membesar pada bagian bawah, serta bentuk daun yang menjulur diatasnya. Di setiap bulbnya hanya memiliki dua lembar daun saja, dan bentuk daunnya sendiri sekilas mirip seperti daun pada tunas kelapa muda.

Indonesia memiliki beragam Flora yang sangat luar biasa. Bunga Anggrek hitam ini sudah terkenal hingga kemanca negara, bahkan anggrek hitam sudah sangat mendunia di kalangan para pecinta Flora. Selain Provinsi Kalimantan Timur, Papua juga memiliki bunga Anggrek yang sudah dikenal diberbagai negara didunia.

Berbeda dengan Angrek Kalimantan, Anggrek Papua cukup ironis mengingat susahnya mengembangbiakkan bunga ini diluar habitatnya. Persentasi keberhasilan pengembangbiakan bunga anggrek hitam diluar Papua hanya 20 hingga 30%.

Selain Anggrek hitam, Indonesia memiliki lebih dari 6.000 jenis anggrek yang menjadikan Indonesia sebagai negara dengan spesies Anggrek terbanyak dan terlengkap di didunia. Selain Anggrek hitam yang sangat populer, ada Anggrek macan, Anggrek bulan, dan masih banyak macam nama, bentuk dan warna anggrek yang cantik di Indonesia.