Buah Lokal Sawo Apel

Buah Sawo Apel

Sawo Apel adalah buah asli Indonesia yang kini sudah banyak dilupakan karena tak banyak yang tahu tentang buah ini. Di Jawa Timur, sawo apel atau sawo durian disebut juga dengan buah Kenitu. Buah kenitu mempunyai bentuk bulat, dengan warna merah kehijauan yang menyerupai buah apel yang mengkilap. Dari bentuknya lah buah kenitu di sebut dengan sawo apel.

Pohon sawo apel dapat tumbuh cepat dengan ketinggian hingga mencapai 30 m, dengan bentuk buah bulat yang memiliki daging buah putih keunguan. Daging buah sangat lembut dan banyak menggandung saru buah manis.

Pohon sawo apel dapat mengasilkan buah setelah umur 5 sampai 6 tahun. Biasanya, musim buah sawo jenis ini di Pulau Jawa akan berbuah pada saat datang musim kemarau. Sawo Apel umumnya dinikmati sebagai buah segar, namun ada beberapa orang yang menggunakannya sebagai bahan baku es krim.

Tumbuhan ini sering dijadikan sebagai tanaman hias, serta berguna untuk peneduh di taman. Sedangkan kayu dari batang pohon sawo apel cukup baik untuk digunakan sebagai bahan bangunan. Buah kenitu ini memiliki warna hijau saat masih muda, dan akan berubah warna menjadi kekuningan jika sudah masak.

Kulit buah ini sangat tebal, dan terkadang masih ada getah yang menempel pada kulit buah. Selain manis, buah Kenitu juga kaya akan serat yang banyak terkandung mineral alami (kalsium) untuk menguatkan tulang dan gigi.

Sejumlah petani berhasil membudidayakan buah ini dengan warna ungu kemerahan. Selain mineral yang tinggi, buah ini juga mengandung antioksidan yang baik untuk menangkal radikal bebas. Selanjutnya untuk manfaat lain, buah sawo apel juga dapat mengatasi peradangan yang terjadi pada kerongkongan, paru-paru, dan lain sebagainya.