Tag: Tanaman perdu

Kandungan Dan Manfaat Beluntas

Kandungan Dan Manfaat Beluntas

Beluntas merupakan tanaman liar semak yang memiliki daun bertangkai pendek, dengan bulu-bulu halus yang ada di permukaan daun. Daun tersususun menyilang di antara batangnya yang lunak, serta bunga yang terdapat di bagian ujung atas.

Tanaman beluntas merupakan tanaman semak perdu kecil, tumbuh tegak, dengan tinggi dapat mencapai 2 m. Batang beluntas berambut halus. Daun beluntas berbentuk bulat telur, hijau muda, panjang daunnya dapat mencapai 2 – 9 cm, dengan struktur daun ujung lancip, letak berseling, berbau khas. Bunga beluntas ini majemuk, bentuknya malai, keluar dari ketiak daun, bercabang-cabang, berwarna putih kekuningan.

Buah beluntas kecil, keras, berwarna coklat, dengan warna biji coklat keputih-putihan. Habitat beluntas hidup pada daerah dataran rendah dan dataran tinggi dengan ketinggian 1000 meter dari permukaan laut, dan dengan syarat pada daerah kering dengan tanah yang agak keras dan berbatu, dengan intensitas cahaya matahari yang cukup dan sedikit naungan Budidaya beluntas dengan cara perbanyakan dengan biji dan stek.

Tanaman beluntas pada bagian daunnya mengandung alkaloid, tannin, natrium, minyak atsiri, kalsium, flafonoida, magnesium, dan fosfor. Sedangkan akar tanaman beluntas mengandung flafonoida dan tannin

  • Beluntas sebagai antibakteri
  • Beluntas untuk kesuburan untuk mengobati penyakit keputihan dan melancarkan haid
  • Beluntas bagi ibu hamil
  • Daun beluntas untuk menghilangkan bau badan, meluruhkan keringat dan menyejukan badan
  • Beluntas untuk hipertensi
  • Beluntas berkhasiat untuk meningkatkan nafsu makan
  • Beluntas digunakan untuk membantu melancarkan pencernaan, meluruhkan keringat, menghilangkan Beluntas bermanfaat untuk meredakan demam,
  • Beluntas digunakan untuk mengobati pegal linu, nyeri tulang dan sakit pinggang
  • Beluntas sebagai obat penyakit jerawat
  • Beluntas sebagai obat penyakit diare
  • Beluntas sebagai obat penyakit meningitis
  • Beluntas digunakan untuk melancarkan pencernaan

Sama halnya seperti tumbuhan anting-anting, bluntas sangat sering ditemukan di mana saja karen tanaman ini tergolong tanaman semak belukar yang memiliki batang kayu. Di Indonesia sendiri, tanaman ini digunakan sebagai obat tradisional atau jamu tradisional.

Buah Dewandaru Penghuni Karimunjawa

Buah Dewandaru

Dewandaru kini kembali melambung setelah ramainya Karimunjawa Jawa Tengah, dan dewandaru dianggap buah 90 an yang sudah punah. Dewandaru adalah jenis tanaman buah yang memiliki nama latin Eugenia Uniflora L, dan masih keluarga dari cermai. Tanaman ini dapat tumbuh hingga ketinggian sekitar 5 m lebih.

Buah Ndaru masih memiliki kerabat dengan jambu air, bentuknya bulat dan berlekuk. Sepintas buah ini mirip seperti buah Cermai, hanya saja warnanya akan berubah saat mendekati masa siap petik, dari hijau, kuning, oranye, hingga merah tua saat matang.

Walaupun kecil, buah ini mengandung banyak sekali manfaat loh Saboom, dalam buah ini terdapat banyak protein, karbohidrat, dan vitamin C, serta kandungan air. Dari beberapa situs kesehatan online, buah mungil ini bisa mengatasi penyakit seperti hipertensi, berfungsi sebagai anti-bakteri dan anti-oksidan, serta gejala penyakit kanker.

Baca juga : 11 Manfaat Buah Dewandaru

Mirip seperti buah legendaris Ciplukan yang sudah tak terdengar lagi kabarnya, namun tiba-tiba muncul di supermarket dengan harga mahal, buah Ndaru juga mengalami hal serupa. Jika dulu buah ini bisa dijumpai di jalan atau depan rumah, sekarang kamu masih bisa menikmati buah ini, tapi dibanderol dengan harga yang super mahal. Untuk bibit dewandaru dengan tinggi 20-40 cm, bisa dibeli dengan harga Rp30.000-Rp35.000. sedangkan buah yang sudah matang bisa mencapai 100 ribu di beberapa situs jual beli online.

Selain buah yang mengandung banyak khasiat untuk kesehatan, kayu pohon Ndaru pun mulai dicari kembali oleh para pengrajin. Yap, batang dari pohon yang katanya ajaib ini bisa disulap menjadi berbagai barang kerajinan dengan harga yang fantastis. Di sekitar objek wisata Karimunjawa, sebagian warga bahkan mengubah batang pohon ini menjadi souvenir berupa tongkat, gelang, tasbih, serta berbagai aksesoris yang laku keras di pasaran turis domestik.

Buah yang sudah semakin langka karena keberadaannya yang sangat terbatas ini menjadikan buah yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Semenjak adanya tempat wisata Pulau Karimunjawa yang ada di Jawa Tengah, buah dewandaru kini seakan hidup kembali karena di Pulau itu sangat banyak ditumbuhi pohon dewandaru. Buah dewandaru pun menjadi salah satu oleh-oleh dari Karimunjawa.

Tanaman Indonesia Yang Kaya Akan Manfaat

Mimba adalah jenis daun yang tergolong dalam tanaman perdu yang pertama kalinya di termukan di daerah Hindustani, Madhya Pradesh India. Mimba tersebar ke Indonesia sekitar tahun 1.500 yang penanaman pertamanya adalah di Pulau Jawa.

Tumbuhan ini hanya tumbuh di daerah tropis dan dataran rendah. Mimba banyak tumbuh di daerah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Madura pada ketinggian hingga 300 mpdl. Tumbuuhan ini biasanya banyak di jumpai di hutan terang, dan jarang tumbuhan ini juga ditemui di tepi jalan dengan keadaan kering.

Tumbuh liar di dalam hutan dan ti tempat lain yang sedikit tandus, mimba merupakan tanaman yang memiliki tinggi batang pohon mencapai 20 m. Mempunyai batang yang kasar serta berkulit tebal, dengan bentuk daun menyirip genap serta lonjong dengan tepian bergerigi runcing. Mimba dapat berbuah satu sampai dua kali dalam setahun, dengan bentuk buah oval yang panjangnya 1 cm.

Buah mimba yang sudah masak akan berwarna kuning, dengan biji dilapisi kulit keras berwarna coklat dan terdapat kulih buah berwarna putih yang melekat. Biasanya pohon mimba batangnya sering ditemukan bengkok, dan tidak pernah ditemukan pohon mimba dengan ukuran yang besar. Daun mimba tersusun secara sporalis, dan mengumpul di ujung rantai. Anak daun biasanya berjumlah genap dan berada di ujung tangkai.

Secara ilmiah, daun mimba berjumlah 8 hingga 16 helai yang tipis dan mudah sekali layu. Tanaman ini bisa dijadikan sebagai tanaman hias di halaman rumah. Selain menghijaukan taman, daun mimba juga mengandung senyawa yang dianataranya seperti sitosterol, hyperoside, nimbolide, dan masih banyak lagi dan beberapa diantaranya memiliki aktivitas anti kanker.

Di India, mimba disebut juga dengan the village pharmacy karena mimba digunakan untuk penyembuhan penyakit kulit, anti inflamasi, demam, anti bakteri, dan insektisida. Tanaman yang memiliki banyak manfaat ini hampir tidak memiliki efek samping. Selain dari daunnya, seduhan kulit batangnya juga bisa digunakan sebagai obat malaria.

Meskipun mimba memiliki buah yang dapat dihasilkan satu hingga dua kali dalam setahun, buah yang dihasilkan tersebut tidak dapat dikonsumsi karena merupakan buah batu. Tanaman ini termasuk tanaman hias obat. Bentuk dari buah yang dihasilkan oleh pohon mimba ini hampir mirip dengan buah zaitun.

Bunga Puspa Bangsa

Bunga Melati adalah tanaman hias yang tinggi pohonnya dibawah 6 meter (Perdu), memiliki batang tegak dan hidup menahun. Melati merupakan genus dari semak dan tanaman merambat dalam keluarga Zaitun yang bernama latin Olceaceae. Tumbuhan asli daerah Tropis dan hangat ini terdiri sekitar 200 spesies di daerah Eurasia, Australasia dan Oseania.

Secara luas, Melati telah dibudidayakan karena aroma khas dari bunga Melati ini. Di Indonesia merupakan negara yang menggunakan bunga Melati untuk dijadikan sebagai “Puspa Bangsa” atau Simbol Nasional. Melati Putih (Jasminum Sambac) adalah jenis bunga Melati yang dijadikan sebagai Puspa Bangsa Indonesia, karena bunga ini melambangkan kesucian serta kemurnian yang dikaitkan dengan berbagai tradisi dari banyaknya suku di Indonesia.

Melati merupakan salah satu bunga yang sering digunakan dalam beberapa acara adat, dan slah satu keharusan untuk hiasan rambut dalam upacara pernikahan terutama suku Jawa dan Sunda. Jenis lain dari Melati Putih yang juga terkenal yaitu Melati Gambir (Jasminum Officinale). Dari 200 jenis Melati, hanya ada beberapa saja yang dapat dibudidayakan untuk dijadikan tanaman hias. Selanjutnya beberapa sebagian yang lain, hanya bisa tumbuh liar di hutan karena belum mendapatkan formasi untuk potensi ekonomi dan sosialnya.

Selain cantik dan harum yang khas untuk dijadikan tanaman hias, Melati juga dapat bermanfaat sebagai bunga tabur, sebagai bahan untuk industri minyak wangi, kosmetik, farmasi, hingga dijadikan sebagai bahan campuran pengharum teh melati yang populer di Indonesia. Beberapa hal lain yang memanfaatkan Melati yaitu ektrak akar beberapa jenis Melati dapat digunakan untuk menurunkan demam. Bunga Melati juga dipercaya bisa mempengaruhi aura manusia untuk mudah menebus dimensi spiritual dengan tatanan yang berlaku. Aroma Melati yang khas, dapat mentatukan tubuh manusia dengan kosmos atau alam semesta bagi yang menghirupnya.

Bunga Melati putih kini sudah dapat kita jumpai pada setiap rumah-rumah, karena setiap rumah kini psati mempunyai bunga yang mempunyai aroma yang sangat khas. Tak jarang para pecinta bunga, akan menempatkan bunga melati ini di depan rumah atau sebagai pagar pekarangan rumah sebagai penyambut orang yang lewat untuk dapat menghirup aroma khas dari bunga melati.