Tag: Tanaman herbal

Asam Jawa

Asam Jawa

Asam Jawa atau Tamarindus indica adalah pohon legum dalam famili Fabaceae di Afrika tropis. Genus Tamarindus adalah takson monotypic hanya memiliki satu spesies. Asam jawa memiliki ciri khas aroma dan rasa yang  sangat kuat didominasi rasa asam.

Pohon asam menghasilkan buah seperti pod yang mengandung pulp yang dapat dimakan yang digunakan dalam masakan di seluruh dunia. Penggunaan lain dari pulp termasuk obat tradisional dan semir logam. Kayu dapat digunakan untuk woodworking, dan minyak biji asam dapat diekstrak dari biji. Karena banyak penggunaan asam jawa, ini dibudidayakan di seluruh dunia di zona tropis dan subtropis.

Buahnya memiliki pulp yang berdaging, berair, dan berair. Sudah matang ketika dagingnya berwarna coklat atau coklat kemerahan. Jambu dari Asia memiliki polong yang lebih panjang (mengandung enam hingga 12 biji), sedangkan varietas Afrika dan India Barat memiliki polong yang lebih pendek (mengandung satu hingga enam biji). Bijinya agak pipih, dan coklatnya mengilap. Buah ini paling baik digambarkan sebagai rasa manis dan asam, dan tinggi dalam asam tartarat, gula, vitamin B, dan, luar biasa untuk buah, kalsium.

Baca juga : Manfaat Asam Jawa

Di negara-negara itu sering digunakan untuk membuat minuman dengan nama yang sama. Di Karibia, asam kadang-kadang disebut tamón. Asam Jawa kadang-kadang dibingungkan dengan “asam tamarin” (Pithecellobium dulce). Sementara di keluarga taksonomi yang sama Fabaceae, asam jaman Manila adalah tanaman asli yang berbeda dari Meksiko dan dikenal secara lokal sebagai guamúchili.

Buahnya dipanen dengan menarik polong dari tangkainya. Pohon dewasa mungkin mampu menghasilkan hingga 175 kg (386 lb) buah per tahun. Pengguliran veneer, perisai (T atau T) terbalik, dan layering udara dapat digunakan untuk menyebarkan kultivar yang diinginkan. Pohon seperti ini biasanya akan berbuah dalam tiga hingga empat tahun jika memberikan kondisi pertumbuhan yang optimal.

Buahnya memiliki pulp yang berdaging, berair, dan berair. Sudah matang ketika dagingnya berwarna coklat atau coklat kemerahan. Jambu dari Asia memiliki polong yang lebih panjang (mengandung enam hingga 12 biji), sedangkan varietas Afrika dan India Barat memiliki polong yang lebih pendek (mengandung satu hingga enam biji). Bijinya agak pipih, dan coklatnya mengilap. Buah ini paling baik digambarkan sebagai rasa manis dan asam, dan tinggi dalam asam tartarat, gula, vitamin B, dan, luar biasa untuk buah, kalsium.

Manfaat Asam Jawa

Manfaat Asam Jawa

Asam jawa telah ditemukan dapat untuk menurunkan kolesterol dalam serum mereka, dan dalam kuning telur yang mereka taruh. [Karena kurangnya uji klinis manusia yang tersedia, tidak ada bukti yang cukup untuk merekomendasikan asam jawa untuk pengobatan hiperkolesterolemia atau diabetes.

Bagian yang berbeda dari asam (T. indica) diakui untuk berbagai sifat obat mereka. Penelitian sebelumnya melaporkan bahwa benih, daun, urat daun, pulp buah dan ekstrak kulit asam memiliki kandungan fenolik dan aktivitas antioksidan yang tinggi. Kehadiran lupanone dan lupeol, catechin, epicatechin, quercetin dan isorhamnetin dalam ekstrak daun dapat berkontribusi terhadap beragam kegiatan obat.

 

Tanaman asam jawa mengandung saponin, flavonoida, dan tanin pada setiap bagian tanaman asam jawa. Selain daripada itu, asam jawa juga memiliki manfaat bagi tubuh seperti :

  • Obat Sariawan
  • Melancarkan dan memperbanyak air susu ibu
  • Mengurangi radang dan rasa sakit di persendian
  • Rematik
  • Menyembuhkan luka pada kulit
  • Obat penyakit kulit seperti contohnya bisul dan ruam pada permukaan kulit
  • Batuk dan demam
  • Disentri
  • Diare
  • Obat penurun panas
  • Analgesik
  • Antiseptik
  • Astringen
  • Tonik
  • Meningkatkan nafsu makan
  • Meningkatkan imunitas tubuh

Di sisi lain, ultra-high performance liquid chromatography (UHPLC) analisis mengungkapkan bahwa biji asam jawa mengandung catechin, procyanidin B2, asam caffeic, asam ferulic, chloramphenicol, myricetin, morin, quercetin, apigenin dan kaempferol. Pengobatan daun asam pada sel HepG2 hati secara signifikan mengatur ekspresi gen dan protein yang terlibat dengan dampak yang berdampak pada sistem koagulasi, biosintesis kolesterol, sinyal metabolisme xenobiotik dan respon antimikroba.

Kandungan Dan Manfaat Beluntas

Kandungan Dan Manfaat Beluntas

Beluntas merupakan tanaman liar semak yang memiliki daun bertangkai pendek, dengan bulu-bulu halus yang ada di permukaan daun. Daun tersususun menyilang di antara batangnya yang lunak, serta bunga yang terdapat di bagian ujung atas.

Tanaman beluntas merupakan tanaman semak perdu kecil, tumbuh tegak, dengan tinggi dapat mencapai 2 m. Batang beluntas berambut halus. Daun beluntas berbentuk bulat telur, hijau muda, panjang daunnya dapat mencapai 2 – 9 cm, dengan struktur daun ujung lancip, letak berseling, berbau khas. Bunga beluntas ini majemuk, bentuknya malai, keluar dari ketiak daun, bercabang-cabang, berwarna putih kekuningan.

Buah beluntas kecil, keras, berwarna coklat, dengan warna biji coklat keputih-putihan. Habitat beluntas hidup pada daerah dataran rendah dan dataran tinggi dengan ketinggian 1000 meter dari permukaan laut, dan dengan syarat pada daerah kering dengan tanah yang agak keras dan berbatu, dengan intensitas cahaya matahari yang cukup dan sedikit naungan Budidaya beluntas dengan cara perbanyakan dengan biji dan stek.

Tanaman beluntas pada bagian daunnya mengandung alkaloid, tannin, natrium, minyak atsiri, kalsium, flafonoida, magnesium, dan fosfor. Sedangkan akar tanaman beluntas mengandung flafonoida dan tannin

  • Beluntas sebagai antibakteri
  • Beluntas untuk kesuburan untuk mengobati penyakit keputihan dan melancarkan haid
  • Beluntas bagi ibu hamil
  • Daun beluntas untuk menghilangkan bau badan, meluruhkan keringat dan menyejukan badan
  • Beluntas untuk hipertensi
  • Beluntas berkhasiat untuk meningkatkan nafsu makan
  • Beluntas digunakan untuk membantu melancarkan pencernaan, meluruhkan keringat, menghilangkan Beluntas bermanfaat untuk meredakan demam,
  • Beluntas digunakan untuk mengobati pegal linu, nyeri tulang dan sakit pinggang
  • Beluntas sebagai obat penyakit jerawat
  • Beluntas sebagai obat penyakit diare
  • Beluntas sebagai obat penyakit meningitis
  • Beluntas digunakan untuk melancarkan pencernaan

Sama halnya seperti tumbuhan anting-anting, bluntas sangat sering ditemukan di mana saja karen tanaman ini tergolong tanaman semak belukar yang memiliki batang kayu. Di Indonesia sendiri, tanaman ini digunakan sebagai obat tradisional atau jamu tradisional.

Manfaat Tanaman Liar Anting-anting

Jenis Flora Indonesia

Anting-anting adalah jenis tanaman tahunan herbal yang dapat tumbuh hingga 20-50 cm tingginya. Daunnya panjang hingga lanset, panjang 3-9 cm, lebar 1–5 cm dan ditanggung pada panjang tangkai daun 2–6 cm Bunganya ditumbuhkan pada kepingan aksila (kadang-kadang terminal), membentuk perbungaan panjang 15–50 mm Ada 1–3 bunga betina dan 5-7 bunga jantan per ekor Bunga betina memiliki tiga sepal, sedangkan bunga jantan memiliki empat.

Tanaman Herbal merupakan tumbuhan yang memiliki fungsi dalam pengobatan. Dimana yang dimaksud dengan herbal ialah semua jenis tanaman yang memiliki kandungan bahan atau zat aktif yang dapat digunakan untuk pengobatan.

Sedangkan obat herbal adalah obat yang memiliki sifat organic atau alami yang sama seperti tubuh kita. Sehingga memiliki efek samping yang tidak berbahaya bagi manusia. Obat herbal murni dapat diambil dari sari pati tumbuhan maupun hewan yang memiliki manfaat untuk pengobatan tanpa adanya campuran dari bahan kimia buatan atau yang disebut dengan sintesis.

Tumbuhan anting-anting telah banyak digunakan secara turun-temurun sebagai obat disentri, diare, gangguan pencernaan, muntah darah, berak darah dan kencing darah, khususnya pada daun berkhasiat mengobati mimisan. Tumbuhan anting-anting memiliki rasa yang pahit. Akar pada tanaman anting-anting dapat digunakan untuk menurunkan kadar asam urat darah yang tinggi, meredakan nyeri pada rematik, pengobatan diabetes mellitus dan meredakan pegal linu.

Selain dari pada itu, tanaman ini juga dapat menjadi antibiotik yang sangat baik untuk kesehatan manusia. Anti radang juga terkandung di dalam tanaman bernama anting-anting ini. Beberapa zat positif yang dimiliki tanaman liar ini sangat penting bagi tubuh.

Ciri-ciri Serta Khasiat Kayu Manis

Ciri-ciri Serta Khasiat Kayu Manis

Sejak tahun 1930 an, Kayu manis sudah ditanam di Indonesia tepatnya di Pulau Jawa. Namun pada waktu itu, kayu manis masih digunakan sebagai bahan bangunan rumah seperti halnya bambu. Hanya beberapa orang yang mengetahui bahwa kayu manis dapat digunakan sebagai bahan obat tradisional.

Tanaman Kayu manis ini di perkirakan berasal berasal dari negara Sri Langka dan juga India, lantas tanaman ini menyebar ke wilayah lainnya juga ke Indonesia serta ke beberapa negara tropis lainnya. Tanaman kayu manis merupakan tanaman yang hidup benar-benar baik terhadap ketinggian antara 700 hingga 2000 meter di atas permukaan air laut. Untuk menanamnya tidak benar-benar sulit, yakni dengan menggunakan bijinya yang di semai, jikalau sudah keluar tanaman yang sudah mulai bersemai, lalu pindahkan ke area yang sudah di sediakan.

Pohon kayu manis memiliki ciri-ciri yang dapat dibedakan dengan jenis pohon lainya :

  • Kayu manis ini memiliki tinggi sekitar 8 meter hingga dengan 10 meter.
  • Pada bagian daunnya berwujud lonjong dan juga agak runcing terhadap bagian ujungnya.
  • Memiliki tulang daun sekitar 3 hingga 5.
  • Daun berwarna kemerah-merahan terhadap selagi daun kayu manis masih muda dan jikalau daunnya sudah tua akan berwarna hijau tua.
  • Pada bagian daun yang sudah tua terhadap bagian tulangnya akan keluar pucat dan terhadap bagian bawahnya
    berwarna putih.
  • Memiliki bunga kecil-kecil yang baunya tidak cukup sedap, dan tangkai terhadap bunga selanjutnya berwarna
    putih.
  • Memiliki buah layaknya telur dan kelopaknya besar.

Kayu manis biasanya digunakan sebagai bahan masakan di seluruh nusantara. Namun selain digunakan dalam hal kuliner, kayu manis juga dapat digunakan sebagai obat tradisional seperti dapat mengontrol gula dalam darah, sebagai antioksidan, anti infeksi, meningkatkan fungsi otak, menurunkan kolesterol, mencegah penggumpalan darah.

Dari penelitian para ahli, Jahe mempunyai banyak manfaat bagi tubuh yang terutama dapat memberikan sifat hangat di dalam tubuh.

Khasiat Dan Manfaat Jahe

Manfaat jahe

Jahe adalah jenis tanaman rimpang yang sangat terkenal sebagai rempah-rempah, serta tanaman obat tradisional Indonesia. Tanaman memiliki nama latin Zingiber Officinale ini tersebar secara luas di berbagai negara seperti Cina, India, hingga Timur Tengah.

Aroma khas yang kuat menjadikan jahe digunakan sebagai bahan masakan sekaligus obat tradisional atau pengobatan alternatif khususnya di Indonesia. Manfaat jahe untuk mencegah kanker mungkin belum banyak diketahui. Salah satu komponen jahe yang berperan dalam mencegah kanker adalah gingerol, phytonutrient dalam jahe yang juga memberikan rasa pada jahe yang unik. Gingerol dapat mencegah pertumbuhan sel kanker usus besar.

Peneliti yang sama kemudian menguji apakah selain mencegah pembentukan tumor, gingerol juga dapat mencegah penyebaran dan mengurangi tingkat keparahan sel tumor. Penelitian tersebut memberikan hasil positif. Gingerol dinilai mampu mencegah penyebaran dan bertambah parahnya sel tumor yang sudah tidak dapat dioperasi.

University of Minnesota melakukan percobaan kepada sekelompok tikus, pada kelompok yang diberi gingerol terdapat 4 tikus yang mengalami tumor usus besar, sementara pada kelompok yang tidak diberi gingerol terdapat 13 tikus yang mengalami pertumbuhan tumor.

Namun selain itu, manfaat Jahe untuk kesehatan juga dapat digunakan sebagai :

  • Mengatasi masalah pencernaan
  • Mengurangi rasa mual-mual
  • Mengurangi rasa sakit
  • Membantu mengeluarkan racun dalam tubuh
  • Anti peradangan

Untuk mendapatkan manfaat jahe dengan optimal, sebaiknya pilih jahe yang masih dalam keadaan segar. Jahe segar akan memberikan rasa yang masih kuat rasa pedasnya, serta masih memiliki kandungan gingerol yang baik bagi kesehatan. Meskipun sudah banyak yang menjual ekstrak jahe dalam bentuk kemasan, alangkah baiknya jika kita memproses sendiri ramuan jahe  untuk menghindari bahan kimia yang digunakan sebagai pengawet kemasan.

Khasiat Dan Manfaat Temulawak

Khasiat Dan Manfaat Temulawak

Temulawak adalah tanaman herbal Indonesia yang dikenal dengan tanaman bahan dasar obat atau jamu tradisional. Temulawak merupakan jenis tanaman temu-temuan seperti lengkuas, jahe, dan kunyit, yang akarnya berada di batangnya.

Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) dikenal sebagai tanaman bahan dasar obat tradisional khas indonesia. Tanaman Zingiberaciae ini sering ditemukan hidup di liwayah yang memiliki ketinggian 5-750 meter di atas permukaan laut.

Secara alami, temulawak dapat tumbuh dengan sangat baik di lahan-lahan yang terlindung dan teduh serta tidak langsung terkena sinar matahari. Habitat asli tanaman ini merupakan tanaman tropis yang mampu beradaptasi dengan berbagai cuaca.

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa temulawak memiliki khasiat dan manfaat yang baik bagi tubuh. Beberapa ragam manfaat temulawak yang tak banyak diketahui di kalangan awam adalah :

  • Membantu melancarkan buang air besar
  • Membantu meningkatkan fungsi ginjal
  • Membantu mengeluarkan toksin dalam tubuh
  • Memelihara kesehatan tubuh
  • Membantu prosese metabolisme pada tubuh
  • Membantu meredakan penyakit asma
  • Membantu mengobati penyakit bisul
  • Sebagai antioksidan
  • Dapat menambah nafsu makan
  • Memelihara kesehatan liver

Selain dari beberapa manfaat utama diatas, temulawak juga berkhasiat dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan lainnya seperti :

  • Memperlancar datang bulan bagi wanita
  • Mengurangi produksi darah kotor dalam tubuh
  • Membantu menghilangkan komedo
  • Membantu pembersihan wajah
  • Sebagai bahan dasar kosmetik
  • Mampu meningkatkan gairah atau mood
  • Membantu mengatasi keluhan insomnia
  • Melancarkan asi, bagi ibu menyusui
  • Melancarkan haid
  • mengurangi radang sendi

manfaat dari temulawak ini tidak dapat didapat dengan sempurna tanpa ditambah adanya aktifitas olahraga dan pola hidup sehat. Meski demikian, anda harus cek kesehatan terlebih dahulu untuk dapat mengetahui penyakit apa yang sedang anda alami.

Tanaman Herbal Temulawak

Temulawak

Temulawak merupakan tanaman herbal yang sudah sangat familiar di tengah-tengah masyarakat Indonesia, khususnya bagi para penggemar jamu tradisional. Meski demikian, tak banyak yang mengetahui beberapa banyak manfaat temulawak bagi tubuh kecuali sebatas pengetahuan khasiatnya yang bersifat umum.

Tanaman yang memliki nama latin Curcuma xanthorrhiza dikenal sebagai tanaman bahan dasar obat tradisional khas indonesia. Tanaman ini tergolong kedalam jenis temu-temuan yakni tanaman dengan bentuk rimpang dan akar yang pada bagian batangnya berada di dalam tanah. Temulawak tergolong ke dalam keluarga tanaman Zingiberaciae, seperti halnya kunyit, jahe,lengkuas, dan lainnya.

Tanaman semacam ini banyak terdapat di wilayah tropis sebagaimana di Indonesia dan negara – negara Asia tengga lainnya. Tanaman Zingiberaciae ini sering ditemukan hidup di liwayah yang memiliki ketinggian 5-750 meter di atas permukaan laut.

Baca juga : Khasiat Dan Manfaat Temulawak

Pemeliharaan tanaman dilakukan dengan penyiangan gulma sebanyak 2-5 kali, tergantung dari pertumbuhan gulma, sedangkan pembumbunan tanah dilakukan bila terdapat banyak rimpang yang tumbuh menyembul dari tanah. Waktu panen yang paling baik untuk temu lawak yaitu pada umur 11-12 bulan karena hasilnya lebih banyak dan kualitas lebih baik daripada temu lawak yang dipanen pada umur 7-8 bulan. Pemanenan dilakukan dengan cara menggali atau membongkar tanah disekitar rimpang dengan menggunakan garpu atau cangkul.

Tanaman ini ditanam secara konvensional dalam skala kecil dengan menggunakan teknologi budidaya yang sederhana, karena itu sulit menentukan letak sentra penanaman temulawak di Indonesia. Hampir di setiap daerah pedesaan, terutama di dataran sedang dan tinggi, dapat ditemukan temulawak terutama di lahan yang teduh.

Secara alami, temulawak dapat tumbuh dengan sangat baik di lahan-lahan yang terlindung dan teduh serta tidak langsung terkena sinar matahari. Habitat asli tanaman ini merupakan tanaman tropis yang mampu beradaptasi dengan berbagai cuaca.

Manfaat Alang-alang

Manfaat akar alang-alang

Tumbuhan rumput alang-alang atau yang biasa disebut juga dengan ilalang ini adalah salah satu gulma di lahan pertanian. Alang-alang akan tumbuh dengan sendirinya dilahan–lahan kosong yang tidak digarap, dan ia akan sangat cepat tumbuh memenuhi ladang tersebut. Dari beberapa penelitian, ternyata alang-alan memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh.

Tumbuhan yang memiliki nama latin Imperata Cylindrica ini mempunyai bunga yang menyerupai ekor kucing, dengan bulu-bulu halus memanjang. Namun manfaat dari alang-alang ini terdapat di bagian akarnya yang berada di dalam tanah.

Dalam pengobatan herbal, tanaman alang-alang digunakan sebagai sumber obat ampuh. Tanaman ini berkembang biak dengan sendirinya. Setiap saat rimpang bisa saja dipanen dari tanaman yang sudah dewasa. Ciri akar yang digunakan untuk herba berwarna pucat, berasa manis, dan sejuk.

Beberapa zat yang terkandung dalam alang-alang, di antaranya manitol, glukosa, sukrosa, molic acid, citric acid, coixoi, orundoin, cylindrin, fernenol, simiarenol, anemonin, asam kersik, damar, logam alkali, saponin, tanin, dan polifenol.

Manfaat dan khasiat alang-alang antara lain sebagai obat penurun panas, peluruh kencing (diuretik), menghentikan pendarahan (hemostatik), menghilangkan rasa haus, obat sariawan, mengobati panas dalam, mengatasi muntah darah, menghentikan darah mimisan, obat kencing nanah, radang ginjal.

Dari penemuan khasiat akar alang-alang, beberapa industri berinisiatif untuk mencari tumbuhan tahunan ini dan diambil akarnya sebelum di olah menjadi minuman akar alang-alang dalam kemasan. Jika dengan metode pengobatan tradisional, akar alang-alang akan di rebus tanpa campuran apapun. Rebusan akar alang-alang tidak memiliki rasa apapun, hanya tercium aroma khas dari akarnya.

Manfaat Bunga Melati

Manfaat Bunga Melati

Melati adalah bunga yang memiliki aroma harum khas dan mempunyai banyak manfaat baik bagi tubuh, maupun untuk kecantikan. Melati merupakan salah satu bunga yang sering digunakan dalam beberapa acara adat, dan slah satu keharusan untuk hiasan rambut dalam upacara pernikahan terutama suku Jawa dan Sunda.

Jenis lain dari Melati Putih yang juga terkenal yaitu Melati Gambir (Jasminum Officinale). Dari 200 jenis Melati, hanya ada beberapa saja yang dapat dibudidayakan untuk dijadikan tanaman hias. Selanjutnya beberapa sebagian yang lain, hanya bisa tumbuh liar di hutan karena belum mendapatkan formasi untuk potensi ekonomi dan sosialnya.

Melati banyak mengandung senyawa kimia yang bermanfaat seperti indole, linalcohol, asetat benzilic, alkohol benzilic, dan jasmon sehingga tentu saja bunga melati mempunyai banyak manfaat. Beberapa manfaat yang terkandung didalam bunga melati antara lain seperti mengobati sesak nafas, mengobati demam dan sakit kepala, mengobati sengatan serangga, mengobati sakit mata, dapat menurunkan berat badan, mencegah kolesterol, mencegah penuaan dini, menguatkan rambut, dan dapat mengobati jerawat.

Selain dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan berbagai penyakit, melati juga sering digunakan untuk bahan campuran kosmetik wajah, dan bahan campuran parfum. Namun hal tersebut juga haru menggunakan perhitungan tertentu yang sudah diukur kadarnya.

Selanjutnya, melati juga dapat dimanfaatkan untuk dijadikan minuman teh. Tentu melalui proses pembuatan yang bertahap, untuk dapat merubah melati menjadi ekstrak teh yang dapat diminum atau dikonsumsi oleh sebagian orang.