Tag: Serangga tak berbahaya

Serangga Cantik Yang Tak Berbahaya

Kupu-kupu adalah jenis serangga cantik yang tidak membahayakan manusia, yang tersebar di Indonesia

Kupu-kupu adalah serangga yang tergolong ke dalam ordo Lepidoptera, atau serangga yang bersayap sisik. Secara sederhana, kupu dibedakan menjadi dua bagian yaitu ngengat dan kupu-kupu itu sendiri. Ngengat adalah kupu-kupu yang sering aktif di malam hari (Nokturnal), berdasarkan waktu aktivitasnya dan ciri fisiknya. Sedangkan kupu-kupu pada umumnya aktif di siang hari (Diurnal).

Ciri lain yang lebih mencolok yakni pada saat hinggap, ngengat akan membentangkan sayapnya. Lain halnya dengan kupu-kupu, saat hinggap ia akan menegakkan sayapnya. Dan untuk warna, kupu-kupu akan lebih terang dan terlihat indah saat dilihat. Sedangkan ngengat cenderung lebih berwarna gelap.

Kupu-kupu sangat banyak jenisnya, di Pulau Jawa dan Pulau Bali tercatat ada lebih dari 600 spesies kupu-kupu. Hewan cantik ini juga termasuk salah satu jenis serangga yang tidak membahayakan manusia. Kupu-kupu dapat bertelur sekali atau banyak dalam setiap tahunnya, dan jumlah keturunannya dalam setahun berbeda pada pengaruh iklim.

Kupu-kupu merupakan serangga yang tinggal di daerah tropis, dan mampu berelur lebih dari sekali dalam setahun. Pada saat bertelur, telur tersebut akan dilapisi oleh kulit berabung keras yang disebut dengan khorion. Kemudian dilapisi semacam lapisan anti lilin yang melindungi telur dari sinar Matahari sebelum larva dapat berkembang sepenuhnya.

Setelah beberapa waktu, telur tersebut akan berubah menjadi larva atau ulat, yang kesehariaanya akan memakan dedaunan hingga tiba waktunya sang ulat akan menjadi kupu-kupu dengan warna sayapnya yang cantik. Serangga cantik tak berbahaya ini dikenal sebagai serangga penyerbuk tanaman yang membantu perkembangan bunga untuk menjadi buah. Hal ini sangat menguntungkan bagi flora yang dihinggapinya untuk mengambil sari dari bunga tersebut.

Kini kehadiran kupu-kupu di alam bebas tampak sudah semakin berkurang karena umur dari serangga bersayap indah ini tidak dapat hidup dengan waktu yang lama. Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung adalah tempat yang memiliki ratusan jenis kupu-kupu yang memiliki ciri khas dan kecantikan yang berbeda.

Pembangunan taman kupu-kupu ini sudah sejak Oktober 2010 lalu. Ini merupakan tempat penangkaran kupu-kupu terbesar di Indonesia yang ada di Sulawesi Selatan. Selain kupu-kupu yang masih hidup yang dibudidayakan, Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung ini juga mengawetkan beberapa jenis kupu-kupu yang telihat sudah mati karena faktor usia serangga cantik ini. Jadi anda dapat melihat berbagai jenis kupu-kupu langka dari zaman dulu hingga kini yang masih dalam penangkaran kupu-kupu di Indonesia.