Tag: Manfaat Tanaman Liar Anting-anting

Manfaat Tanaman Liar Anting-anting

Jenis Flora Indonesia

Anting-anting adalah jenis tanaman tahunan herbal yang dapat tumbuh hingga 20-50 cm tingginya. Daunnya panjang hingga lanset, panjang 3-9 cm, lebar 1–5 cm dan ditanggung pada panjang tangkai daun 2–6 cm Bunganya ditumbuhkan pada kepingan aksila (kadang-kadang terminal), membentuk perbungaan panjang 15–50 mm Ada 1–3 bunga betina dan 5-7 bunga jantan per ekor Bunga betina memiliki tiga sepal, sedangkan bunga jantan memiliki empat.

Tanaman Herbal merupakan tumbuhan yang memiliki fungsi dalam pengobatan. Dimana yang dimaksud dengan herbal ialah semua jenis tanaman yang memiliki kandungan bahan atau zat aktif yang dapat digunakan untuk pengobatan.

Sedangkan obat herbal adalah obat yang memiliki sifat organic atau alami yang sama seperti tubuh kita. Sehingga memiliki efek samping yang tidak berbahaya bagi manusia. Obat herbal murni dapat diambil dari sari pati tumbuhan maupun hewan yang memiliki manfaat untuk pengobatan tanpa adanya campuran dari bahan kimia buatan atau yang disebut dengan sintesis.

Tumbuhan anting-anting telah banyak digunakan secara turun-temurun sebagai obat disentri, diare, gangguan pencernaan, muntah darah, berak darah dan kencing darah, khususnya pada daun berkhasiat mengobati mimisan. Tumbuhan anting-anting memiliki rasa yang pahit. Akar pada tanaman anting-anting dapat digunakan untuk menurunkan kadar asam urat darah yang tinggi, meredakan nyeri pada rematik, pengobatan diabetes mellitus dan meredakan pegal linu.

Selain dari pada itu, tanaman ini juga dapat menjadi antibiotik yang sangat baik untuk kesehatan manusia. Anti radang juga terkandung di dalam tanaman bernama anting-anting ini. Beberapa zat positif yang dimiliki tanaman liar ini sangat penting bagi tubuh.