Tag: Katak menyerupai serapah

Katak Jenis Baru Di Indonesia

Megophrys Lancip merupakan katak jenis baru

Keaneka ragaman fauna di Indonesia tercatat kian menurun menurut jenis satwa yang terancam punah. Diawali dengan populasinya yang berkurang karena faktor alam, reproduksi, serta pemburuan yang semakin marak terjadi. Disisi lain, ada beberapa fauna yang bertambah seiring ditemukannya jenis satwa baru.

Akhir-akhir ini, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) telah menemukan katak dan cicak yang merupakan jenis baru. Katak jenis baru ini sebenarnya sudah banyak diburu manusia untuk dipelihara karena bentuknya yang unik. Namun hingga sampai saat ini belum diketahui secara ilmiah tentang namanya.

Katak jenis baru ini diberi nama ilmiah Megophrys Lancip, yang berarti katak mulut lancip. Sebelumnya banyak yang tidak menyadari jika ternyata katak tersebut adalah jenis baru, dan LIPI langsung melakukan eksplorasi tentang katak jenis baru tersebut pada tahun 2013 lalu.

Awal ditemukannya katak jenis Megophrys Lancip yakni di kebun kopi Ngarip, di sebuah Desa kecil kawasan Lampung, Sumatera. Saat melakukan penelitian tentang jenis katak baru ini perlu dibutuhkan kejelian karena bentuk katak tersebut sangat menyerupai sampah organik (serasah).

Sekilah bentuk katak moncong lancip menyerupai jenis katak yang ada di Jawa dan juga Sumatera. Namun setelah dilakukan tes DNA, ternyata jenis Megophrys Lancip berbeda dan tim LIPI langsung melakukan ekspedisi untuk menindak lanjuti jenisnya.

Katak jenis Megophrys Lancip memang sudah ada di Indonesia sejak lama, namun jenis baru ini memiliki ciri dan bentuk yang berbeda dengan katak yang sudah ada. Kehadirannya pun membuat ramai media karena bentuknya yang unik, setelah ditelusuri ternyata sudah lama katak ini di perjual belikan kepada pecinta katak.

Hingga kini belum ada yang memperhatikan tentang keberadaan fauna jenis katak untuk dimasukkan ke dalam daftar satwa yang dilindungi. Sebenarnya katak sangat penting bagi kehidupan di alam bebas sebagai rantai makanan, dan sebagai pemberi isyarat pergantian iklim di Indonesia.