Tag: Hewan endemis

Kuskus Hewan Imut Yang Dilindungi

Kuskus Hewan Imut Yang Dilindungi

Kuskus adalah hewan mamalia berkantung yang aktif dimalam hari untuk mencari mangsa, yang masuk dalam keluarga Phalangeridae yang kini sudah sangat terbatas di Indonesia. Hewan nocturnal ini banyak ditemukan di Indonesia bagian timur seperti Sulawesi, Maluku, dan Papua Nugini.

Hewan mamalia ini memiliki ukuran tubuh yang tergolong mungil. Besar kuskus diketahui hanya berukuran 15cm sampai 60cm. Hewan dengan kuku yang panjang untuk tetap melakukan aktifitasnya diatas pohon, memiliki ukuran rata-rata sekitar 45cm. Kuskus memiliki bulu yang cukup tebal dan mempunyai warna yang bermcam-macam seperti coklat, hitam, dan putih kusam. Hewan omnivora ini lebih banyak menghabiskan waktunya untuk beraktifitas dipohon, dan juga memiliki ekor yang panjang serta kuat guna alat berpegangan saat berpindah dahan.

Sesekali kuskus makan anak burung, namun untuk seringnya hewan ini hanya memakan serangga dan buah-buahan. Hewan ini biasanya akan tidur disiang hari diatas pohon yang memiliki dedaunan lebat, dan akan bangun dimalam hari untuk berpindah pohon dan mencari makanan. Persebaran kuskus di Indonesia kini sangat sedikit, karen menjadi korban pemburuan untuk diperdagangkan.

Kuskus diperkirakan melakukan reproduksi sepnjang tahun. Masa kehamilan kuskus juga berlangsung sangat singkat, yaitu hanya beberapa minggu saja. Dan setelah melahirkan, Pada jenis betina akan melahirkan antara 2 sampai 4 anak kuskus. Meskipun kuskus dapat berkembang biak dengan sangat cepat, hewan yang tergolong hewan marsupilami (memiliki ekor panjang) kini sangat marak diburu para manusia-manusia yang tidak memikirkan populasi hewan yang langka dan hampir punah ini.

Sama halnya dengan hewan mamalia yang memiliki kantong diperutnya, anak kuskus akan masuk dan bertahan didalam kantong perut induknya hingga benar-benar sudah bisa mencari makanan sendiri. Biasanya anak kuskus akan keluar dari kantong induknya dan hanya satu anak yang akan masuk kedalam kantung induknya dan akan keluar setelah 6 samapai 7 bulan.

Dengan alasan yang termsuk hewan langka, kuskus dimasukkan kedalam daftar hewan yang dilindungi pemerintah melalui SK.Menteri Pertanian No. 247/KPTS/UM4/1979. Hewan yang terlihat imut, menggemaskan ini sepintas terlihat sama dengan hewan yang bernama kukang. Namun kedua hewan ini tidak sama, dan sangat berbesa. Kukang memang terlihat sama dengan kuskus, namun kukang sangat lamban untuk beraktifitas, setar hewan ini hewan pemalu.

Kuskus menggunakan ekornya sebagai senjata dan untuk alat bantu berpindahnya dari dahan satu ke dahan yang lain. Hewan yang termasuk dalam daftar hewan yang dilindungi ini adalah hewan endimik Sulawesi yang banyak sekali jenis dan bentuk yang berbeda, namun tetap masih tergolong hewan marsupilami kuskus.